GIS & Spasial
Peta potensi pasar nasional: GIS untuk keputusan distribusi
Dashboard spasial untuk BUMN pangan: heatmap permintaan per wilayah, jaringan jalan nasional, dan analisis isochrone — menjawab "di mana kami harus hadir berikutnya" dengan peta, bukan tabel.
Tantangan
Sebuah BUMN pangan perlu memutuskan prioritas ekspansi distribusi nasional. Data potensi pasar tersedia — tetapi dalam bentuk tabel ratusan baris yang tidak pernah benar-benar menjawab pertanyaan paling penting: di mana?
Pendekatan
Saya membangun dashboard GIS penuh di atas PostGIS: seluruh metrik potensi pasar dipetakan per wilayah hingga level yang bisa di-drill, dengan heatmap permintaan dan ikon kanal distribusi (general trade, modern trade, HORECA) yang menyala sesuai data.
Dua kemampuan yang membedakannya dari sekadar “peta berwarna”:
- Jaringan jalan nasional di dalam database (pgRouting) — sehingga jangkauan sebuah titik distribusi dihitung dari waktu tempuh nyata di jalan, bukan sekadar lingkaran radius di atas peta.
- Analisis isochrone: klik satu lokasi, peta menggambar area yang benar-benar terjangkau dalam sekian menit perjalanan. Keputusan penempatan jadi punya dasar yang bisa diperiksa.
Aturan data dijaga ketat: nilai nol dan data kosong dibedakan secara eksplisit, karena di riset pasar keduanya bermakna berbeda.
Hasil
Dashboard live di produksi dan dipakai dalam diskusi strategi distribusi. Rapat yang tadinya berkutat di baris-baris spreadsheet sekarang dimulai dengan membuka peta.